Keranjang Belanja
Oops, keranjang belanja Anda kosong!
Alamat Pengiriman
Nama Penerima*
Nomor Telpon/HP*
Alamat*
Provinsi*
Kota/Kabupaten*
Kecamatan*
Kode Pos
Jasa Pengiriman
Cek Biaya Pengiriman*
Berat Belanja : gram
Biaya Kirim : -
Kurir* : Belum memilih kurir
Metode Pembayaran
Metode Pembayaran*
Submit Pemesanan
Keterangan Tambahan (Opsional)
Email Anda*
Anti Spam*

Pastikan data yang Anda masukkan benar, klik tombol submit pemesanan untuk mengirimkan formulir pemesanan.
Dengan melakukan submit pemesanan, berarti Anda menyetujui syarat dan ketentuan yang berlaku pada website kami.

Halo customer,

Silahkan login untuk menyelesaikan pemesanan Anda atau lanjutkan sebagai Guest *tanpa daftar menjadi member

Belum menjadi member? Daftar
Ringkasan Pemesanan
Jumlah (Qty) item(s)
Berat Total gram
KODE VOUCHER
Anda mendapatkan potongan sebesar
Subtotal Rp
Biaya Kirim -
Grand Total Rp

JANGAN MALU MENUNJUKKAN KEISLAMAN MU

“Barang siapa menyerupai suatu kaum maka dia termasuk bagian dari mereka”. (HR. Ahmad 2 : 50 dan Abu Daud no. 4031)

“Islam bermula dengan terasing, dan akan kembali sebagaimana bermula dalam keadaan terasing. Maka, kemuliaan bagi orang-orang yang terasing”. (HR. Muslim no. 232)

Dari begitu banyak sahabat, dan tak menemukan sahabat yang lebih baik daripada menjaga lidah. Aku memikirkan tentang semua pakaian, tetapi tidak menemukan pakaian yang lebih baik daripada takwa. Aku merenungkan tentang segala jenis amal baik, namun tidak mendapatkan yang lebih baik daripada memberi nasihat baik. Aku mencari segala bentuk rizqi, tapi tidak menemukan rizqi yang lebih baik daripada sabar. (Umar bin Khattab radhiallahu’anhu)

BARA API AKHIR ZAMAN

Dari Anas bin Malik radhiallahu‘anhu, Rasullullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Akan datang kepada manusia suatu zaman, orang yang berpegang teguh pada agamanya seperti orang yang menggenggam bara api.” (HR. At-Tirmidzi no. 2260)

“Sesungguhnya, barangsiapa yang berumur panjang di antara kalian (para sahabat), niscaya akan melihat perselisihan yang banyak. Maka wajib bagi kalian berpegang teguh pada sunnahku dan sunnah para Khulafa’ur Rasyidun – orang-orang yang mendapat petunjuk sepeninggalku. Gigitlah sunnah itu dengan gigi geraham kalian. Dan hati-hatilah kalian, jangan sekali-kali mengada-adakan perkara-perkara baru dalam agama, karena sesungguhnya setiap bid’ah adalah sesat”. (HR. Abu Daud dan At-Tirmidzi) Hadits Al ‘Irbadh bin Sariyah.

Chat via Whatsapp
SAIF
⚫ Online
Halo, perkenalkan saya SAIF
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja